|
Figur
|
As Syahid (Insya Allah) Yahya Ayyasy, Singa Palestina |
|
|
|
|
Ditulis oleh Norsalim
|
|
Ahad, 11 Januari 2009 04:59 |
|
PUTRA BATALION Ayyasy dilahirkan pada 6 Maret 1966. Beliau tumbuh sebagai seorang anak yang sangat pendiam. Namun di balik diamnya, ternyata beliau menyimpan sebuah kecerdasan yang sangat menakjubkan. Dalam sekolahnya, Ayyasy kecil tidak hanya menguasai pelajaran kelasnya saja, namun juga pelajaran kelas di atasnya. Beliau lulus SMA pada tahun 1984 dengan akumulasi 92,8. Setelah kelulusannya, beliau mulai aktif di gerakan Hamas. Beliau melanjutkan ke Universitas Beirzeit dengan mengambil jurusan tekhnik listrik. Masa perkuliahannya pun beliau sibukkan dengan aktifitas keislaman. Lulus perguruan tinggi pada tahun 1991 dan menikah pada tahun 1992. |
|
Baca Lagi...
|
|
|
Imam Syarani, Pemadu Ilmu Kasbi dan Laduni |
|
|
|
|
Ditulis oleh Norsalim
|
|
Isnin, 08 Disember 2008 17:02 |
|
Imam Sya'roni adalah nama tenar dari Abdul Wahab al-Sya’roni. Pengarang kitab al-Mizan al-Kubro ini berasal dari salah satu keluarga besar Bani Alawiyyah (keturunan Nabi SAW). Tetapi, di saat terjadi ketegangan antara keturunan Bani Alawiyah dengan Bani Umawiyah, keluarga besar Bani Alawiyah yang merupakan keluarga besar Imam al-Sya’roni, berpindah ke Maghrib (Maroko); yang pada akhirnya Bani Alawiyah mampu mendirikan sebuah kerajaan di sana. Dengan demikian, Imam al-Sya’roni mempunyai silsilah keturunan dari Muhammad bin al-Hanafiah bin Ali bin Abi Thalib.Menurut riwayat yang shahih, tokoh kita ini dilahirkan pada tanggal 27 Ramadhan tahun 898 H, di sebuah pedesaan yang bernama Qalqasyandah (daerah selatan Mesir). Desa tersebut merupakan pedesaan kakeknya dari jalur ibu. Tapi, setelah empat puluh hari dari hari kelahiranya, al-Sya’roni dibawa oleh sang ibu untuk pindah dari desa kelahiranya, menuju desa asal ayahandanya yaitu desa Abu Sya'roh di propinsi Manufiyyah, yang lambat laun dari desa tersebut Imam Sya’roni mendapatkan sebuah gelar; yaitu al-Sya’roni.
|
|
Baca Lagi...
|
|
Ibnu Atha’illah al-Sakandari, Pengarang Kitab al-Hikam |
|
|
|
|
Ditulis oleh Norsalim
|
|
Isnin, 08 Disember 2008 16:56 |
Pengarang kitab al-Hikam yang cukup populer di negeri kita ini adalah Tajuddin, Abu al-Fadl, Ahmad bin Muhammad bin Abd al-Karim bin Atho’ al-Sakandari al-Judzami al-Maliki al-Syadzili. Ia berasal dari bangsa Arab. Nenek moyangnya berasal dari Judzam yaitu salah satu Kabilah Kahlan yang berujung pada Bani Ya’rib bin Qohton, bangsa Arab yang terkenal dengan Arab al-Aa’ribah. Kota Iskandariah merupakan kota kelahiran sufi besar ini. Suatu tempat di mana keluarganya tinggal dan kakeknya mengajar. Kendatipun namanya hingga kini demikian harum, namun kapan sufi agung ini dilahirkan tidak ada catatan yang tegas. Dengan menelisik jalan hidupnya DR. Taftazani bisa menengarai bahwa ia dilahirkan sekitar tahun 658 sampai 679 H.
Ayahnya termasuk semasa dengan Syaikh Abu al-Hasan al-Syadili -pendiri Thariqah al-Syadziliyyah-sebagaimana diceritakan Ibnu Atho’ dalam kitabnya “Lathoiful Minan “ : “Ayahku bercerita kepadaku, suatu ketika aku menghadap Syaikh Abu al-Hasan al-Syadzili, lalu aku mendengar beliau mengatakan: "Demi Allah… kalian telah menanyai aku tentang suatu masalah yang tidak aku ketahui jawabannya, lalu aku temukan jawabannya tertulis pada pena, tikar dan dinding”.
|
|
Baca Lagi...
|
|
|
Syeikh Ahmad Badawi, Wali Allah Dari Kota Fas |
|
|
|
|
Ditulis oleh Norsalim
|
|
Isnin, 08 Disember 2008 16:50 |
Kota Fas rupanya beruntung sekali karena pernah melahirkan seorang ulama sufi & wali Allah yang namanya semerbak di dunia sufi pada tahun 596 H. Sang sufi yang mempunyai nama lengkap Ahmad bin Ali Ibrahim bin Muhammad bin Abi Bakr al-Badawi ini ternyata termasuk zurriyyah baginda Nabi, karena nasabnya sampai pada Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali bin Abi Talib, suami sayyidah Fatimah binti sayyidina Nabi Muhammad SAW.
Keluarga Badawi sendiri bukan penduduk asli Fas (sekarang termasuk kota di Maroko). Mereka berasal dari Bani Bara, suatu kabilah Arab di Syam sampai akhirnya tinggal di Negara Arab paling barat ini. Di sinilah Badawi kecil menghafal al-Qur'an mengkaji ilmu-ilmu agama khususnya fikih madzhab syafi'i. Pada tahun 609 H ayahnya membawanya pergi ke tanah Haram bersama saudara-saudaranya untuk melaksanakan ibadah haji. Mereka tinggal di Makkah selama beberapa tahun sampai ajal menjemput sang ayah pada tahun 627 H dan dimakamkan di Ma'la.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Baca Lagi...
|
|
Syeikh Ahmad Sirhindi, Wali Yang Unik |
|
|
|
|
Ditulis oleh Norsalim
|
|
Isnin, 08 Disember 2008 16:45 |
|
Syeikh Ahmad Sirhindi adalah mutiara dari mahkota pengetahuan para wali. Beliau adalah perbendaharaan yang berharga dari wali terdahulu dan yang akan datang. Di dalam diri beliau terkombinasi semua sifat dan kebaikan mereka.
Syeikh Ahmad Sirhindi adalah Sinai dari perwujudan Ilahi, sidrathul muntaha dari pengetahuan yang unik, dan air terjun dari pengetahuan yang tersembunyi dari para Nabi. Beliau adalah Ulama yang sangat jenius dan Sultan di muka bumi, yang terlahir dalam keadaan tersenyum dan dimuliakan. Beliau adalah pembimbing sempurna yang disempurnakan. Beliau adalah muadzin yang memangil orang-orang ke Hadirat-Nya. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Baca Lagi...
|
|
|
|
|
|
|
Muka 2 daripada 4 |
Copyright © 2010 norsalim dot net - Portal Rujukan Keluarga Untuk Semua. Hakcipta Terpelihara.
|
|
Sesiapa yang sedang MEMBOIKOT ('berpuasa' daripada membeli) produk Amerika dan Israel, orang itu sudah dikira sebagai seorang pejuang/ mujahid HAMAS. Tahniah kepada anda yang sedang menganggotai HAMAS! Kepada yang belum, sertai HAMAS hari ini juga.
*Para peniaga kedai runcit dan kedai makan punya kuasa, gunakan kuasa yang dianugerahkan Allah kepada anda. Jangan ambil stok baru produk-produk AS dan Israel. 





Jika anda punya hati dan perasaan dan bencikan kekejaman, ayuh... boikot produk berikut demi keamanan!!!!
|